MINERAL UNTUK SARAF

MINERAL UNTUK SARAF

Mineral utama yang krusial untuk kesehatan sistem saraf meliputi magnesium, kalium, natrium, kalsium, dan seng. Magnesium berperan merelaksasi saraf dan otot, sementara natrium, kalium, dan kalsium penting untuk transmisi impuls saraf yang efektif. Kekurangan mineral ini dapat menyebabkan kram, kesemutan, dan gangguan saraf. Berikut adalah rincian mineral penting untuk saraf: Magnesium (Mineral Relaksasi/Stres): Mengatur transmisi saraf, mengurangi ketegangan, dan mendukung tidur berkualitas. Sumber: Sayuran hijau, kacang-kacangan, cokelat hitam, dan biji-bijian. Natrium (Sodium): Mengontrol fungsi saraf dan kontraksi otot, serta menjaga keseimbangan elektrolit. Sumber: Garam dapur, makanan berkuah/olahan. Kalium (Potassium): Bekerja sama dengan natrium untuk menghantarkan impuls saraf. Sumber: Pisang, kentang, tomat, dan susu. Kalsium: Berperan besar dalam fungsi otak dan hantaran sinyal saraf. Seng (Zinc): Melindungi sel saraf dari kerusakan oksidatif dan membantu regenerasi saraf. Mangan: Dibutuhkan otak dan sistem saraf untuk menjalankan fungsinya. Besi (Iron): Penting untuk pembentukan selubung mielin (lapisan pelindung saraf). Pastikan asupan mineral tercukupi melalui pola makan seimbang seperti sayuran, buah, dan kacang-kacangan untuk mencegah gejala seperti kesemutan dan tegang otot